Saturday, 19 December 2015

Firasat

Firasat adalah sebuah pertanda dari alam, dari cuaca, dari angin yang hendak menyampaikan pesan dari hari esok. Pesan yang harus diterima dengan rasa, diraba dengan seluruh raga agar tak salah menerjemahkan. Dan firasat, hadir dengan bahasanya tersendiri, kepadaku, kepadamu, kepada kalian juga mungkin.
Namun terkadang, kita sering melupakan bahasa firasat itu sendiri. Hingga akhirnya kita merasa gagu, merasa bisu untuk membacanya.
Dan suatu ketika, firasat itu datang bak angin kencang. Lalu kita hanya bisa duduk dan memandangi, tanpa tahu maksudnya apa, tanpa tahu harus berbuat apa. Di saat itulah kita tak akan pernah tahu (lagi) jika ranting itu akan roboh. Padahal melalui angin, ia telah memberi kabar bahwa ia sudah terlalu rapuh untuk tetap mendampingi pohon.
Aku takut, aku lupa dengan bahasa firasat itu. Dan aku takut jika angin malam ini menyampaikan pesan melalui firasat padaku dan aku tak paham. Apa mungkin ini pesan dari hari esokmu? Entahlah, aku mulai lupa bahasa firasat nampaknya. Tapi semoga kamu tetap baik-baik saja esok.

No comments:

Post a Comment