Aku menyayangimu utuh. Karena Tuhan membiarkan aku menyayangi tanpa ada satupun jiwa lain yang aku sayangi.
Sama kalanya seperti ketika Tuhan menghadirkanmu tanpa ada satupun orang yang dapat membuatku terbelalak.
Kamu satu, dan satu-satunya. Dari Tuhan, untukku.
Maka, ijinkanlah aku mendekap erat tubuhmu untuk malam ini.
Aku ingin kau tahu, betapa bersyukurnya aku menyayangimu. Meskipun aku tak pernah tahu isi hatimu sebenarnya. Biarlah, itu urusanmu dengan Tuhan. Semoga kau se-bersyukur aku.
Sama kalanya seperti ketika Tuhan menghadirkanmu tanpa ada satupun orang yang dapat membuatku terbelalak.
Kamu satu, dan satu-satunya. Dari Tuhan, untukku.
Maka, ijinkanlah aku mendekap erat tubuhmu untuk malam ini.
Aku ingin kau tahu, betapa bersyukurnya aku menyayangimu. Meskipun aku tak pernah tahu isi hatimu sebenarnya. Biarlah, itu urusanmu dengan Tuhan. Semoga kau se-bersyukur aku.
No comments:
Post a Comment