Wednesday, 6 April 2016

Jangankan untuk mengadu, menangis dihadapannya pun aku tak mampu.
Entah malu atau gegara aku tak begitu ingin kau ikut pilu.
Biarkan saja tangis itu kusimpan rapat-rapat dalam penghujung malam.
Saat kau terlelap dalam pelukan malam.
Lalu aku mengakhiri sajak dengan tangisan.

No comments:

Post a Comment