Saturday, 16 April 2016

Hai, aku selalu ingin berkata-kata padamu. Tapi apa daya, lidahku kali ini kelu. Jadi biarkan aku menulis saja untukmu.

Hari ini entah hari kesekian untukku berjarak denganmu.
Sama, sedari kemarin lusa aku ingin pulang menemuimu.
Tak hanya gegara rindu, tapi disini sangat membosankan, terutama tanpamu.
Setiap pagi aku harus terbangun dengan susah payah. Kadang harus dibantu orang hanya untuk membuka jendela.
Aku suka jendela terbuka saat pagi datang.
Lalu siangnya harus bertemu dengan orang yang sampai sekarang aku tak tahu namanya. Andai saja itu kau, mungkin terasa lebih menyenangkan.
Kemudian saat malam datang, aku tak bisa tertidur nyenyak. Saat suasana hening, detak jantungku terdengar tak beraturan.
Dan kembali lagi ke pagi yang sama.

Tapi percayalah, hari ini sudah lebih baik.
Dan mungkin lusa, aku bisa berbicara padamu banyak hal, aku janji.

"."

No comments:

Post a Comment