Monday, 17 February 2014

Aku tak pernah benar-benar menghilang

Aku tak pernah benar-benar menghilang. Aku hadir disetiap kamu mengingatku. Walaupun hanya sedikit nantinya. Biarkan aku menjagamu dari jauh. Melalui burung-burung yang berkicau dilangit sembari menghiburmu dengan tariannya. Meskipun sebenarnya aku tak pernah bisa menghiburmu nampaknya. Mereka akan menjagamu lebih baik dari aku. Tenanglah, aku tak pernah benar-benar menghilang.

Nanti, bunga-bunga akan selalu ingin mendengar ceritamu. Mereka akan menjadi pendengar setiamu. Seperti aku, yang tak pernah bosan mendengan cerita-ceritamu setiap harinya. Mereka akn tersenyum ketika mendengar cerita bahagiamu, bersedih ketika mendengar cerita yang pilu, dan mereka akan tertawa bersamamu ketika kamu menceritakan hal konyol. Ya, mereka akan menyukai mendengar setiap ceritamu seperti aku. Tenanglah, aku tak pernah benar-benar menghilang.

Kelak, hujan akan menemanimu menangis. Tapi aku tak pernah ingin itu terjadi. Tahuilah, aku juga menangis dengan hujan itu. Seperti biasanya, aku tak pernah melarangmu menangis. Dan nanti, pelangi yang muncul dari perbukitan akan mengusap airmatamu. Lalu, pelangi itu dan langitnya yang cerah akan membuatmu kembali tersenyum. Tenanglah, aku tak pernah benar-benar menghilang.

Lalu, ketika nanti resah muncul. Entah gegara petir atau gemuruh dari angin yang lalu-lalang, atau juga dari ilalang yang saling bergesekan menyapu kulitmu. Akan ku biarkan senja yang memelukmu erat, membuatmu lebih tenang dan merasa nyaman. Rasaku juga kan memelukmu bersama senja itu. Dekaplah, dan aku harap itu akan membuatmu sedikit mengenangku nanti. Tenanglah, aku tak pernah benar-benar menghilang.


Aku, selalu hadir di setiap helaan nafas ketika kamu mengingatku. Bersama kicauan burung, langit, bunga-bunga, hujan, pelangi, angin  dan senja. Aku tetap menyayangimu meskipun nanti kita berjarak. Kelak, anginpun akan mengalirkan setiap rasa kita walaupun aku tak menggenggam tanganmu. Aku akan tetap merasakn apa yang kamu rasakan. Mereka akan selalu mengabariku tentangmu. Tenanglah, aku tak pernah benar-benar menghilang.

No comments:

Post a Comment