Dan kini, aku berada dihujung keheningan, merasa jatuh yang
membuatku amat terluka, entah gegaramu atau itu hanya muncul karena diriku
saja. Menangis, namun sebenarnya ku tak ingin menangis,. Dan aku juga tak ingin
kamu menangisiku yang jelas-jelas tak pernah memberimu apa-apa. Ya, mungkin
kamu dapat melihat lukaku yang tak nampak. Mungkin kamu sempat melihat mataku
yang berkaca-kaca karena menahan tangis. Kamu hampir melihat segalaku, ka.
Sepertinya telah banyak salah yang aku buat terhadapmu,
seperti tangis, luka, khawatir yang datang gegaraku. Dan mungkin jika
janji-janjiku tak kutepati, semakin membuatmu kecewa, ka. Aku mungkin tak akan
bisa menepati janjiku untuk ada setiap kamu rindu, karena nanti, aku sudah
ditempat berbeda, jauh darimu, dari tempat yang selalu ingin kita singgahi
berdua. Maafkan aku, ka. Mungkin nanti, kita akan mengenangnya ditempat
berbeda, dengan tidak bersentuhan sedikitpun. Aku hanya melihatmu jauh. Ya,
bersama malaikat yang nantinya akan menemani aku.
No comments:
Post a Comment