Saturday, 5 September 2015

Malam ini, terbangun dari sebuah ciumanpanjang darimu. Sebuah kehangatan kasih sayang yang kala itu menemani malam kita. Sepanjang malam, berdua. Saling memeluk dengan rasa rindu yang makin menyeruak direlung hati.
Masih kah itu terasa? Jika aku, ya. Rangkulanmu kala itu selalu menapak, bagaikan jejak yang tak akan pernah hilang.
Masih kah rindu itu ada? Kita selalu bilang bahwa rasa rindu itu tak pernah habis. Pertemuan kita selalu mengisi ulang rasa rindu, selalu begitu dan begitu sampai seterusnya.

No comments:

Post a Comment