Saturday, 21 September 2013

sendu



Aku memandangimu dibawah sendu yang hadir. Tak tahu itu karena ulahmu atau ulahku. Yang pasti saat ini kesenduan itu hadir diantara kita, atau mungkin hanya diantara aku saja. Kamu memang tidak terlalu peka akan semua angin yang ada disekitarmu, bahkan gemericik air yang indahpun kamu lupakan. Entahlah, tak mengapa. Hanya saja aku berharap kamu peka terhadap aku, hatiku dan apa yang aku rasakan. Seperti sendu ini, semoga kamu tahu. Tapi aku tak benar-benar ingin kamu merasakan sendu ini. Terlalu sakit mungkin, dan aku tak mau kamu tau jika sendu ini begitu sakit. Cukup tahui lah kasih, aku sendu di kala ini. Peluk aku hingga sendu itu tak lagi memelukku.

No comments:

Post a Comment