Thursday, 23 August 2018

Yang tak dihiraukan

Terjaga dalam larut.
Aku merasakan kupu-kupu didalam perutku.
Oh, ini mungkin perasaanku saja.

Lebih dari sepekan ini terjadi.
Memikirkanmu dalam larut malam.
Pria itu, iya kamu.

Separuh malam, aku ditemani bayangmu.
Hingga separuhnya lagi, aku memimpikanmu.
Hingga esok paginya, aku menemuimu dalam sepi.

Mulutku sepi, mulutmu pun begitu.
Pikiranku berisik, beriak, bergemuruh.
Kupu-kupu dalam perutku, ah sudah.

No comments:

Post a Comment