Dan biarkan hati tak bertuan ini meratapi nasibnya sebentar.
Bersedih ataupun menangis sesaat untuk hatinya yang mulai rapuh.
Namun, ketika esok menjelang, semoga tuan sudi
adanya untuk singgah menyapu kabut. Membiarkan setitik demi setitik pencerahan
masuk pada jiwa si pemilik hati yang tak bertuan.
No comments:
Post a Comment