Thursday, 23 January 2014

Dan kini, aku berada dihujung keheningan, merasa jatuh yang membuatku amat terluka, entah gegaramu atau itu hanya muncul karena diriku saja. Menangis, namun sebenarnya ku tak ingin menangis,. Dan aku juga tak ingin kamu menangisiku yang jelas-jelas tak pernah memberimu apa-apa. Ya, mungkin kamu dapat melihat lukaku yang tak nampak. Mungkin kamu sempat melihat mataku yang berkaca-kaca karena menahan tangis. Kamu hampir melihat segalaku, ka.

Sepertinya telah banyak salah yang aku buat terhadapmu, seperti tangis, luka, khawatir yang datang gegaraku. Dan mungkin jika janji-janjiku tak kutepati, semakin membuatmu kecewa, ka. Aku mungkin tak akan bisa menepati janjiku untuk ada setiap kamu rindu, karena nanti, aku sudah ditempat berbeda, jauh darimu, dari tempat yang selalu ingin kita singgahi berdua. Maafkan aku, ka. Mungkin nanti, kita akan mengenangnya ditempat berbeda, dengan tidak bersentuhan sedikitpun. Aku hanya melihatmu jauh. Ya, bersama malaikat yang nantinya akan menemani aku.