Tuesday, 10 November 2015

Kita sama-sama belajar merangkai kata kala itu.
Kita mengeja kata per kata hingga fasih benar.
Lalu, kita mulai menyusunnya sesuka hati.
Aku dengan gayaku, lalu kau dengan seleramu sendiri.
Akhirnya, kata-kata itu telah tersusun.
Kau mengirimiku, dan akupun.
Kita sama-sama saling menafsirkan.
Dan kitapun tersenyum bersamaan meski ditempat yang berbeda.

Monday, 9 November 2015

Dan rasa, tak pernah berganti atau berpaling.
Aku masih merasakan hal yang sama.
Tahukah kau? Aku masih melakukan kebiasaan kita
Sungguh, rasa ini tetap sama.
Hanya saja rasa itu mungkin terhalang sesuatu.

Monday, 2 November 2015

Aku telah berjanji kepada malam untuk tetap menitipkan bahagiamu di dalam sinar bintang yang abdi. Aku tak akan mengingkari itu. Percayalah..
Dan dari ufuk timur, selalu bersedia menyambut senyum dan bahagiamu. Percayalah, harapanku selalu ada didalam sela-sela cahaya keabadian itu.