Thursday, 18 June 2015

Dan waktu, telah bergulir lama. Hingga hari ini aku menapaki jejak hingga 21 tahun lamanya. Menghela nafas dan hidup, melukis jejak.
18 Juni 1994, 08.00, yang katanya pada saat itu aku terlahir didunia. Aku tak mengingat benar, atau mungkin aku memang tak ingat. Lalu, setiap tahunnya menjadi hari yang katanya hari ulangtahunku. Entahlah, aku tak ingat benar.
Sungguh, aku tak ingin berulangtahun, aku tak ingin mengulang tahun-tahun lalu dengan segala kekurangannya. Ucapan ulangtahun itu membuat bahagia karena aku merasa kau dan kalian mengingatku. Ya, aku bahagia kalian mengingatku.
Dan hari ini, 21 tahun aku menapaki hari, menghela nafas dan hidup. Dengan segala perubahannya hingga hari ini, yang dianggap menjadi salahsatu titik pendewasaan diri.
Akhirnya, aku tetap selalu merasa bersuyukur telah menapaki tanggal ini.

Wednesday, 17 June 2015

dan kita, tak akan pernah merasakan hal yang sama meskipun ditempat yang sama dan situasi yang sama. Karena waktu, selalu menjadi bagian yang tak dapat diulang kembali.
Lalu, kita hanya bisa mengenang saat yang selalu ingin kita ingat.
Aku mencoba menapaki pendewasaan diri, dari setiap detak jantung, hela nafas, dan umur yang semakin menua.
Aku tak berubah gegaramu, aku hanya menelusuri benak yang sesak dengan seluruh pemikirannya. Lalu aku, menjadi lebih baik untuk esok, hari yang tak pernah aku tahu akan seperti apa.